This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 18 Oktober 2013

        PROGRAM PERULANGAN BAHASA C++

      Struktur pengulangan pada bahasa pemrograman digunakan untuk mengulang suatu perintah sebanyak yang diinginkan . Untuk melakukan perintah dengan melakukan banyak perulangan akan lebih efisien apabila kita menggunakan perulangan . Ada beberapa perulangan dalam C , yaitu : for,while, dan do…while.

  1. Perulangan menggunakan FOR
    Perintah for digunakan untuk mengulangi suatu perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui .
    Struktur perulangan for:

    for ( Inisialisasi ; syarat pengulangan ; pengubah nilai pencacah)
    {
                    statement;
    }
    Keterangan :
    inisialisasi : Nilai awal pada variable
    syarat pengulangan : Batas perulangan (perulangan akan berhenti jika telah melakukan perulangan sebanyak N jumlah)
    pengubah nilai pencacah: pengatur nilai kenaikan atau penurunan nilai pencacah

    contoh : for (x=1;x<=10;x++) {cout<<x<<" ";} yang artinya : nilai awal 1, batas perulangannya 10, nilai pencacah naik, dan statementnya mencetak "x". maka hasilnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
  2. Perulangan menggunakan WHILE
    Perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu , yaitu perulangan akan terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.
    Struktur perulangan while :
    Inisialisasi;
    while(syarat)
    {statement;pengubah nilai pencacah ;
    }
    contoh: x=1; while(x<=10) {cout<<x<<" "; x++;} hasilnya sama seperti yang menggunakan for, hanya cara penulisannya saja yang berbeda

    3. Perulangan menggunakan DO....WHILE
    Perulangan do..while ,erupakan bentuk perulangan yang melaksanakan perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan akan dilakukan diakhir .
    Struktur perulangan do..while :

    inisialisasi;
    do
    {statement;pengubah nilai pencacah;}
     

    while(syarat)
    Contoh: x=1; do {cout<<x<<" "; x++;}  while (x<=10);
    hasil dari coding tersebut juga berupa angka dari 1-10

    Di bawah ini merupakan contoh program perulangan sederhana yang sudah jadi
    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>

    void main()
    {  int x;
      for (x=1;x<=10;x++) {cout<<x<<" ";}
      cout<<"for 1-10"; cout<<endl; cout<<endl;
      for (x=1;x<=10;x++) {if (x%2==0) cout<<x<<" ";} //{if(x%2==0) cout<<x;} artinya jika sisa dari hasil x dibagi 2 = 0, maka tampilkan x (hasil yang ditampilkan hanya bilangan genap)
      cout<<"for bilangan genap"; cout<<endl; cout<<endl;
      for (x=1;x<=10;x++) {if (x%2!=0) cout<<x<<" ";} //{if(x%2!=0) cout<<x;} artinya jika sisa dari hasil x dibagi 2 tidak =  0, maka tampilkan x (hasil yang ditampilkan hanya bilangan ganjil)
      cout<<"for bilangan ganjil"; cout<<endl; cout<<endl;

      x=1; while(x<=10) {cout<<x<<" "; x++;}
      cout<<"while 1-10"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; while(x<=10) {if(x%2==0) cout<<x<<" "; x++;}
      cout<<"while bilangan genap"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; while(x<=10) {if (x%2!=0) cout<<x<<" "; x++;}
      cout<<"while bilangan ganjil"; cout<<endl; cout<<endl;

      x=1; do {cout<<x<<" "; x++;}  while (x<=10);
      cout<<"do-while 1-10"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; do {if (x%2==0) cout<<x<<" "; x++;} while (x<=10);
      cout<<"do-while bilangan genap"; cout<<endl; cout<<endl;
      x=1; do {if (x%2!=0) cout<<x<<" "; x++;} while (x<=10);
      cout<<"do-while bilangan ganjil"; cout<<endl; cout<<endl;

      getch();
    }

    ini hasil program yang sudah dijalankan




    selamat mencoba

Minggu, 13 Oktober 2013

system berkas pengertian



PENGERTIAN DAN DEFINISI SISTEM BERKAS

A.   DEFINISI

·       Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Sistem berkas atau pengaksesan yaitu suatu sistem untuk mengetahui bagaimana menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Sistem berkas disebut juga adalah sistem pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpan eksternal dengan organisasi file tertentu.
.

B.     PENGERTIAN SYSTEM BERKAS

File/berkas adalah sekumpulan informasi yang saling berkaitan dan didefenisikan oleh pembuatnya. Umumnya berkas adalah sekumpulan bit, byte, record di mana artinya didefenisikan oleh pembuat dan pemakainya. File data dapat berbentuk numeric, alfabeth ataupun alfanumeric. File dapat berbentuk bebas seperti file teks atau terstruktur. Suatu file mempunyai nama dan diacu berdasarkan nama tersebut. Juga mempunyai komponen lain seperti tipe, waktu pembuatan, nama dan nomor account dari pembuatnya, besar ukuran file. Kita dapat menulis informasi, mengubah informasi, menambah dan menghapus informasi dalam file.

Sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Sistem berkas menyediakan pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file tanpa menyangkut perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu. Sistem berkas mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi/output level rendah.
Atau dengan kata lain Sistem berkas adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file.





Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :
v  Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.
v  Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.
v  Item Data: Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.
v  Entitas: ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll
v  Attribut: Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll
v  Field: Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.
v  Record: Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.
v  File: Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas
v  Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.








PENDAPAT TENTANG DEFINISI SISTEM BERKAS
Pendapat saya tentanng definisi sisitem berkas metoda untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan Semua sistem operasi mulai dari DOS, Windows, Macintosh memiliki Sistem berkas sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur tingkatan. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FAT, NTFS, HFS dan HFS+, ext2, ext3, ISO





DAFTAR REFRENSI
Diakses tgl 17-sep-2013 05.00 wib
Diakses tgl 17-sep-2013 05.00 wib
Diakses tgl 17-sep-2013 05.00 wib
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_berkas, Diakses tgl 17-sep-2013 05.00 wib


sejarah pendidikan islam masa penjajahan blanda



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
Kaum kolonial Belanda berhasil menancapkan kukunya di bumi Nusantara dengan misinya yang ganda (antara imperialis dan kristenisasi) justru sangat merusak dan menjungkirbalikkan tatanan yang sudah ada.
Pemerintah Belanda mulai menjajah Indonesia pada tahun 1619 M, yaitu ketika Jan Pieter Zoon Coen menduduki Jakarta, dan dilawan oleh Sultan Agung Mataram yang bergelar Sultan Abdurrahman Khlaifatullah Sayidin Panotogomo.
Sejak dari zaman VOC (Belanda) kedatangan mereka di Indonesia sudah bermotif ekonomi, politik dan agama. Dalam hak actroi VOC terdapat suatu pasal yang berbunyi sebagia berikut : ”Badan ini harus berniaga di Indonesia dan bila perlu boleh berperang. Dan harus memperhatikan perbaikan agama Kristen dengan mendirikan sekolah”.

B.     Rumusan masalah

Ø  Bagemana pendidikan islam pada masa penjajahan belanda?













BAB II
PEMBAHASAN

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, terutama masyarakat Islam. Agama Islam selalu mengajarkan bahwa pendidikan merupakan suatu kewajiban bagi tiap-tiap muslim. Oleh sebab itu, umat Islam selalu mengutamakan pendidikannya, dan karena pendidikan juga dapat menentukan masa depan seseorang.
Indonesia merupakan Negara yang penduduknya adalah mayoritas Islam. Karenanya, telah banyak berdiri pesantren-pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Pada abad ke-15 M, pesantren telah didirikan oleh para penyebar agama Islam, di antaranya Wali Songo.
Pelaksanaan Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa sudah tergolong baik. Lembaga-lembaga pendidikan semakin banyak yang berdiri. Namun penyebaran misi mulia itu tidaklah berjalan mulus setelah Belanda datang ke Nusantara. Pada mulanya kedatangan orang-orang asing Belanda ke Indonesia adalah untuk menjalin hubungan perdagangan dengan bangsa Indonesia. Belanda tidak hanya memonopoli perdagangan dengan bangsa Indonesia, namun satu demi satu Belanda mampu manundukkan penguasa-penguasa lokal, kemudian merampas daerah-daerah tersebut ke dalam kekuasaannya, selanjutnya berlangsunglah system penjajahan.
Pemerintah Belanda mulai menjajah Indonesia dengan menduduki Jakarta. Namun Usaha Belanda dalam upaya melumpuhkan Indonesia belum cukup sampai di situ. Belanda memperluas daerah jajahannya dengan cara menjatuhkan penguasa-penguasa lokal. Mereka juga memecah belah kerajaan sehingga akhirnya Belanda memberlakukan kolonialisme. Belanda melakukan perluasan kekuasaan setahap demi setahap hingga akhirnya seluruh Nusantara dapat dikuasainya.
Penjajahan Belanda selama tiga ratus lima puluh tahun dengan misi kristenisasi, dengan berbagai penindasan yang dilakukan terhadap rakyat Indonesia dan berbagai kebijakan politik yang sangat merugikan bangsa Indonesia.
Kebijaksanaan Belanda dalam mengatur jalannya pendidikan dimaksudkan untuk kepentingan mereka sendiri, terutama untuk kepentingan Kristen. Mereka mendirikan sekolah agama Kristen di setiap daerah.
Inisiatif untuk mendirikan lembaga pendidikan yang diperuntukkan penduduk pribumi adalah ketika Van Den Capellen menjabat sebagai gubernur jederal memberikan surat edaran yang diberikan kepada para bupati yang isinya adalah: “Dianggap penting untuk secepatnya mengadakan peraturan pemerintah yang menjamin meratanya kemampuan membaca dan menulis bagi penduduk pribumi agar  mereka dapat dengan mudah untuk dapat mentaati  undang-undang dan hukum  Negara yang ditetapkan Belanda”.
Telah jelas bahwa tujuan Belanda mendirikan sekolah-sekolah atau lembaga-lembaga pendidikan bagi masyarakat Indonesia adalah untuk kepentingannya sendiri. Belanda menganggap bahwa pendidikan Islam yang berada di Pondok Pesantren, mushola, serta Masjid tidak membawa manfaat bagi mereka.
Sesungguhnya Belanda takut pada rakyat Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Islam. Beberapa usaha Belanda untuk membendung masyarakat Islam adalah sebagai berikut:
1.    Pada tahun 1882 pemerintah Belanda membentuk suatu badan khusus yang bertugas yang mengawasi beragama dan pendidikan Islam yang mereka sebut Resterraden. Dari nasihat badan inilah, maka pada tahun 1905  pemerintah Belanda mengeluarkan peraturan baru yang isinya bahwa orang yang memberikan pengajaran atau pengajian agama Islam harus ijin terlebih dahulu kepada pemerintah Belanda.
2.    Tahun  1925 keluar lagi peraturan yang lebih ketat terhadap pendidikan agam Islam yaitu bahwa tidak semua orang kiyai boleh memberikan pelajaran mengaji terkecuali telah mendapat semacam rekomendasi dari pemerintahan Belanda.
3.    Pada tahun 1932 keluar lagi peraturan yang isinya berupa wewenang untuk memberantas dan menutup madrasah dan sekolah yang tidak ada izin, atau memberikan pelajaran yang tidak disukai oleh pemerintah Belanda yang disebut Ordonaso Sekolah Luar Wilde School Ordonantie.

Pendidikan Islam sebelum tahun 1900 lebih mengutamakan pelajaran praktis seperti: Ketuhanan, keimanan,  dan masalah-masalah yang berhubungan dengan ibadah. Pada pengkajian kitab-kitab diajarkan ilmu sharaf, nahwu, tafsir, dan lain-lain. Pendidikan Islam pada masa peralihan yang terjadi pada tahun 1905, mendapat pengawasan lebih ketat. Dalam tahun 1905, pemerintah mengeluarkan suatu peraturan yang mengharuskan para guru agama Islam memiliki izin khusus untuk mengajar kedudukannya tentang agama Islam. Proses pendidikan diawasi oleh bupati atau pejabat, apakah guru tersebut bertindak sesuai izin yang diberikan. Pengawasan juga dilakukan untuk membatasi permasalahan yang dibicarakan dalam memberikan pelajaran.
Adapun cirri-ciri pelajaran agama Islam pada masa peralihan ini berupa:
1.    Pelajaran untuk dua sampai enam ilmu dihimpun secara sekaligus.
2.    Pelajaran ilmu Nahu lebih didahulukan atau disamakan dengan ilmu Sharaf.
3.    Buku pelajaran semuanya karangan Ulama Islam kuno dan dalam bahasa Arab.
4.    Buku-buku semuanya dicetak.
5.    Suatu ilmu diajarkan dari beberapa macam buku, rendah menengah, dan tinggi.
6.    Lahirnya aliran baru dalam Islam seperti yang dibawa oleh majalah Al-Manar di Mesir.


Selanjutnya pada tahun 1932 keluar pula peraturan yang dapat memberantas dan menutup madrasah dan sekolah yang tidak ada izinnya atau memberikan pelajaran yang tidak disukai oleh pemerintah, yang disebut dengan undang undang sekolah liar wild school ordonantie. Akhirnya pada tanggal 26-27 Desember1932 M, dewan pendidikan  memutuskan bahwa ordonasi tersebut melanggar dasar-dasar Islam dan dasar-dasar umum dan merupakan pukulan terhadap sekolah-sekolah Thawalib, sedangkan kebebasan bangsa Indonesia untuk menganut dan membangun pendidikan menurut harapan-harapan sendiri dikurangi,
Perlawanan yang tegas oleh bangsa Indonesia terhadap Belanda akhirnya membuahkan hasil. Belanda menarik peraturan tersebut dan menggantinya yang lebih lunak. Namun tetap, saja kekuatan Islam di Indonesia tidak dapat terbendung.



















BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Penaklukan bangsa barat atas dunia timur dimulai dengan jalan perdagangan kemudian dengan kekuatan militer. Selama jaman penjajahan barat itu perjalanan proses kristenisasi di Indonesia kedatangan bangsa barat memang telah membawa kemajuan teknologi. Tetapi tujuannya adalah untuk meningkatkan hasil penjajahannya bukan untuk kemakmuran bangsa yang dijajah. Begitu pula di bidang pendidikan. Mereka memperkenalkan sistem dan metode baru tetapi sekedar untuk menghasilkan tenaga yang dapat membantu kepentingan mereka dengan upah yang murah dibandingkan dengan jika mereka harus mendatangkan tenaga dari barat.



















DAFTAR PUSTAKA

Ghufron A. mas’adi sejarah social ummat islam semarang, hari sakti 1997
Dra. Hj. Enung K Rukiati & Dra. Fenti hikmawati sejarah pendidikan islam di Indonesia Pustaka setia 2006
 Zuhairini, dkk. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta : Bumi Aksara. 2008.


Senin, 07 Oktober 2013

MENGGUNAKAN KONDISIONAL BAHASA C++

untuk postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang penggunaan kondisional (if, else if,) pada bahasa pemrograman c.
langsung saja dibawah ini adalah koding dari contoh program yang sudah jadi :

#include <iostream.h> //header
#include <conio.h>       //header

void main()   //untuk program inti
{float pilihan,jari,luas1,alas,tinggi,luas2,sisi,luas3; //pendeklarasian bilangan

        cout<<"masukkan pilihan anda"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"====================="<<endl; //menampilkan ke layar
        cout<<"1. luas lingkaran"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"2. luas segitiga"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"3. luas persegi"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cout<<"======================"<<endl;  //menampilkan ke layar
        cin>>pilihan; //inputan ke dalam program
                if (pilihan==1) //kondisional
                {cout<<"masukkan jari-jari lingkaran : "; cin>>jari;
                 luas1=3.14*jari*jari;
                 cout<<"luas lingkaran : "<<luas1;}

                 else if (pilihan==2)
                 {cout<<"masukkan alas segitga : "; cin>>alas;
                  cout<<"masukkan tinggi segitiga : "; cin>>tinggi;
                  luas2=0.5*alas*tinggi;
                  cout<<"luas segitiga : "<<luas2;}

                  else if (pilihan==3)
                  {cout<<"masukkan sisi persegi : "; cin>>sisi;
                   luas3=sisi*sisi;
                   cout<<"luas persegi : "<<luas3;}

getch(); //menutup program
}




saya akan menjelaskan tentang penggunaan kondisionlanya (if,else if) saja. untuk penjelasan bagian-bagian yang lain sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya.

bentuk umum kondisional pada bahasa c:
if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
else if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
else if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
else if (pernyataan satu) {pernyataan dua;}
dan seterusnya....

jika dijabarkan dalam bahasa kita kurang lebih seperti ini:
if (pilihan==1)
                {cout<<"masukkan jari-jari lingkaran : "; cin>>jari;
                 luas1=3.14*jari*jari;
                 cout<<"luas lingkaran : "<<luas1;}
jika (pilihan==1)
              maka {cout<<"masukkan jari-jari lingkaran : "; cin>>jari;
              luas1=3.14*jari*jari;
              cout<<"luas lingkaran : "<<luas1;}

dan inilah hasil jadinya :


selamat mencoba

Minggu, 06 Oktober 2013

 LATIHAN MENGHITUNG LUAS BANGUN
CONTOH PROGRAM menghitung luas bangun.
 #include<conio.h>
#include<iostream.h>

void main()
{
char pilihan;
cout<<"Menghitung Luas bangun ruang" <<endl;
cout<<"a. Lingkaran"<<endl;
cout<<"b. Segitiga"<<endl;
cout<<"c. Segiempat"<<endl;
cout<<"silakan pilih a/b/c =" ;
cin>>pilihan;

if (pilihan== 'a')
{
int r,L;
cout<<"Menghitung Luas lingkaran"<<endl;
cout<<"Masukan jari jari :";
cin>>r;
cout<<endl;

L=3.14*r;
cout<<"Luas Lingkaran= :";
cout<<L;
}

else if (pilihan== 'b')
{
int a,b,La;
cout<<"Menghitung Luas segitiga"<<endl;
cout<<"Masukan alas :";
cin>>a;
cout<<endl;

cout<<"Masukan tingggi :";
cin>>b;
cout<<endl;

La=0.5*a*b;
cout<<"Luas Segitiga= :";
cout<<La;
}

/*else (pilihan== 'c')
{
int s,Ls;
cout<<"Menghitung Luas segiempat";
cout<<"Masukan sisi :";
cin>>s;
cout<<endl;

Ls=s*s;
cout<<"Luas segiempat= :";
cout<<Ls;
}*/

getch();
}

keterangan
L=Luas lingkaran
La=luas segitiga
Ls=Luas segiempat
r=jari jari
s=sisi
a=alas
b=tinggi

Selasa, 10 September 2013

 SEDIKIT PERCOBAAN MEMBUAT PROGRAM SEDERHANA BAHASA C++

MEMBUAT PROGRAM SEDERHANA (menghitung luas segitiga) DENGAN BAHASA C++

Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat program sederhana dengan menggunakan bahasa C, yaitu membuat program menghitung segitiga.
langsung saja di bawah ini adalah coding dari program menghitung luas segitiga:




nah coding di atas bisa langsung dicopy-paste dan dijalankan ke Borland C++ atau C++ builder 5.
saya akan menjelaskan fungsi dari masing2 coding di atas.

  1. #include <iostream.h> -> digunakan untuk header ketika mau menggunakan fungsi "cout" dan "cin". ada pun header lain misalnya "#include <stdio.h>" digunakan ketika ingin memakai fungsi "printf" dan "scanf".
    pada intinya penggunaanya sama, hanya saja cara penulisannya yang berbeda.
  2. #incude <conio.h> -> adalah file header pada pemrogramman C yang telah digunakan pada compiler berbasis MS-DOS. Header ini mendeklarasikan beberapa fungsi librari yang dimasukkan untuk melakukan "input dan output konsol" dari sebuah program.
  3. void main() -> adalah tempat dimana coding  program inti itu berada. jadi isi dari void main() merupakan coding program inti.
  4. {  dan } -> simbol tersebut digunakan untuk mengawali dan mengakhiri coding yang telah dibuat
  5. int -> merupakan pendeklarasian dari suatu karakter. misalnya rumus luas pesegi adalah L = S X S, maka dapat dideklarasikan dengan int L,S; . "L" sebagai luas dan "S" sebagai sisi
  6. cout<<"****"; -> digunakan untuk menampilkan tulisan yang kita buat ke layar ketika program dijalankan, contoh saya ingin menampilkan tulisan "aku sayang kamu", maka cara menulis dalam  program : cout<<"aku sayang kamu";
  7. <<endl; -> digunakan untuk memberi jarak (enter) dari baris sebelumnya, apabila tidak menggunakan <<endl; maka coding yang kita buat akan brjajar ke samping terus.
  8. cin>>****; -> yaitu lawan dari cout<<"****"; . cin>>***; digunakan untuk menginputkan data ketika program sudah dijalankan. contoh diatas cin>>tinggi; maka ketika nilai diinputkan, nilai tersebut akan masuk sebagai "tinggi" dari segitiga

  9. getch (); -> menghentikan skrip program dan melanjutkannya setelah kita menekan tombol Enter. Skrip getch (); ini memiliki header file conio.h. Jadi diawal program kita harus menambahkan skrip #include <conio.h>. Jadi tanpa menambahkan skrip headernya, getch(); tidak akan berfungsi.


    selamat mencoba dan semoga berhasil